Bahasa yang Tepat.

Seorang laki-laki terjebak dalam arus sungai dan bergelantungan pada batu agar tidak terbawa arus.
Nasrudin dan seorang temannya memperhatikannya, dan temannya itu menghampirinya, mengulurkan tangannya, dan berkata, “Ulurkan tanganmu agar aku dapat membantumu.”
Namun pria itu tidak mau bekerja sama.
Nasrudin kemudian bertanya kepada pria itu apa pekerjaannya. “Saya memungut pajak,” jawab yang lain.
“Kalau begitu ambillah tanganku,” kata Nasrudin, dan pria itu akhirnya mau bekerja sama.
Nasrudin kemudian menoleh ke temannya dan berkata, “Pemungut pajak berbicara dalam bahasa menerima, bukan bahasa memberi.”