Jenggot Religius.

Suatu hari, pemimpin agama di kota itu sedang berkhotbah kepada penduduk kota.
“Orang-orang beragama mempunyai jenggot!” serunya. “Jenggot yang tebal adalah perwujudan kesucian secara lahiriah!”
“Kambingku mempunyai janggut yang lebih tebal di bandingkan siapa pun di kota ini,” jawab Nasrudin. “Apakah kamu bermaksud memberitahuku bahwa dia lebih religius ketimbang kita semua?”