Suatu pagi, istri Nasrudin berkata, “Suamiku, cepatlah berpakaian. Kita akan terlambat menghadiri pemakaman walikota.”
“Mengapa saya harus buru-buru menghadiri pemakamannya?” jawab Nasrudin. “Lagi pula, dia pasti tidak akan bersusah payah menghadiri acaraku.”